Sobat Bronis pernah dengar tentang Transgender Day atau biasa disingkat TDOR? Atau nggak tahu sama sekali kalau ada peringatan itu? Jangan khawatir, sobat Bronis! Kali ini kita bakal memberikan info buat kamu tentang TDOR.

Transgender Day of Remembrance atau Hari Peringatan Transgender adalah hari untuk mengenang teman-teman transgender yang meninggal atau tersisihkan karena transphobia. TDOR diperingati setiap tanggal 20 November. Sejarahnya, TDOR pertama kali dicetuskan oleh Gwendolyn Ann Smith, seorang aktivis transwoman untuk mengenang Rita Hester yang terbunuh pada 28 November 1998. Rita Hester adalah seorang aktivis transgender berkulit hitam. Kasus pembunuhan Rita pun tidak pernah terselesaikan, seperti kasus pembunuhan transgender lainnya. Kasus penganiayaan juga tidak hanya dialami oleh transgender perempuan. Brandon Teena, seorang transgender laki-laki di Nebraska, juga menjadi korban perkosaan dan pembunuhan pada tahun 1993. Maka, 20 November 1999 menjadi Hari Peringatan Transgender pertama di Amerika Serikat. Di tahun 2000, TDOR diperingati di 185 kota di lebih dari 20 negara.

TDOR diperingati dengan menyalakan lilin dan menyebutkan nama teman transgender kita yang sudah meninggal. Peringatan ini dilakukan agar masyarakat peduli terhadap nasib yang dialami transgender. Di Indonesia, masih banyak kasus serupa yang terjadi karena kebencian terhadap transgender, terutama transwoman/waria. Kasus pembunuhan, kekerasan, pengusiran, dll. Kasus-kasus tersebut pun tidak pernah selesai di meja hijau. Mau berapa lagi teman transgender kita yang harus meninggal dan tersisih karena kebencian? Kebencian karena ketidakpahaman tentang apa yang dialami oleh teman-teman transgender.

Di Indonesia, TDOR tidak hanya diperingati untuk mengenang teman-teman transgender yang sudah tiada. TDOR juga diperingati untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan keberadaan transgender di sekitar mereka. Maka, banyak acara yang dilakukan untuk memperingati TDOR. Misalnya, aksi damai, diskusi publik, kampanye social media, nonton bareng film transgender, sampai potong rambut gratis! Berbagai advokasi pada pihak-pihak pemerinthan juga dilakukan untuk meningkatkan akses transgender pada layanan publik. Karena di Indonesia, masalah identitas membuat transgender sulit mengakses layanan publik.

Begitulah tentang TDOR, sobat Bronis! Kita juga harus meningkatkan kepedulian untuk teman-teman transgender kita, baik transgender laki-laki maupun perempuan. Karena setiap orang dilahirkan setara dan sama.

Selamat memperingati Hari Transgender!

#TDOR2015 
#TDOR2015ID
#SetaraDanSama

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.