b-20-hitamPermasalahan diskriminasi disebabkan salah satunya karena minimnya toleransi keberagaman terhadap sebuah kelompok. Sebagai LGBT, kita memang sering mendapatkan kecaman-kecaman dari kelompok lain yang memandang LGBT sebagai kelompok yang meresahkan. Sedihnya, ketika kita mengalami diskriminasi karena keberagaman yang kita miliki, kita juga ternyata mendiskriminasi orang lain. Baik karena status ekonominya, agama, bahkan status kesehatannya.

Kadang kita terjebak dalam lingkaran setan intoleransi yang menyebabkan diskriminasi tersebut. Brondongmanis punya cara untuk menanamkan toleransi nilai keberagaman buat sobat bronis, mungkin bisa banget sobat bronis pikirkan dan telaah lebih lanjut lagi. Barangkali, sobat bronis selama ini justru melakukan diskriminasi kepada teman-teman sobat bronis. Baik itu diskriminasi yang disebabkan ekspresi gender seseorang, agama, kelompok, latar belakang, dan sebagainya.

 

Hargai perbedaan

Komarudin Hidayat dalam Psikologi Kematian menjelaskan bahwa manusia terdiri dari 98% persamaan, dan 2% perbedaan. Kita hanya dibedakan oleh 2% itu. Namun, karena 2 persen perbedaan itu bisa menyebabkan kita terpecah belah.

Menghargai perbedaan adalah cara yang paling dibutuhkan ketika kita ingin menjadi manusia yang lebih toleran. Cara termudah adalah dengan memahami bahwa kita harus memahami sudut pandang yang berbeda-beda dari setiap orang. Pasti berbeda pemikiran seorang gay, dan pemikiran seorang transman misalnya. Atau gay islam dengan gay protestan misalnya, pasti memiliki perbedaan cara pandang.

Terimalah ketidakpastian

Ketika kita tidak mampu menerima hal yang tidak pasti atau kita tidak duga, kita cenderung untuk tidak toleran. Misalnya kita mengekspektasikan seseorang berpikiran atau berperilaku sesuai dengan yang kita inginkan, namun orang itu tidak melakukan apa yang kita inginkan. Kita akan cenderung untuk intoleran terhadap orang itu. Maka, terimalah ketidak pastian itu.

Pelajarilah masyarakat dan budaya lain

Mempelajarai orang lain dan budaya lain kita perlu lakukan untuk memahami bahwa kita memang berbeda. Sobat bisa memulai dengan memahami pemikiran orang-orang yang berbeda. Misalnya dengan memahami perbedaan budaya Jawa dan Sumatera yang pasti beda dong pola pikirnya. Atau dengan memahami perspektif waria dengan perspektif lesbian. Inti utamanya adalah sobat bronis harus kepo namun dengan cara yang sopan. Karena ketika kita tidak bertanya dan memahami, kita tidak akan bisa mengetahui bagaimana jalan pikir seseorang.

Pahami perasaan intoleran

Memahami perasaan intoleran adalah cara kita menganalisa diri kita sendiri. Karena dengan mengetahui penyebab perasaan intoleran dalam diri kita, kita mengetahui bagaimana cara mengatasinya. Misalnya sobat bronis dilahirkan dalam keluarga Jawa yang sangat lembut dan sobat bronis harus berhadapan dengan orang Batak dengan nada kerasnya. Orang Jawa akan cenderung merasa dimarahi, yang padahal bukan seperti itu, padahal itu adalah cara mereka berkomunikasi.

Tumbuhkan rasa percaya diri

Orang yang tidak percaya diri, merasa harga dirinya rendah atau sering merendahkan diri sendiri, biasanya adalah orang yang cenderung bersikap intoleran terhadap orang lain. Intoleransi bisa menjadi cerminan perasaan seseorang mengenai dirinya sendiri. Apabila sobat bronis sudah merasa aman dan percaya diri,.Sobat bronis akan cenderung lebih terbuka pikirannya dan toleran terhadap orang lain.

Pikirkan sesuatu yang sulit dibayangkan

Cara selanjutnya adalah dengan membayangkan kita menjadi orang itu. Coba pikirkan jika kita adalah non-transgender, bagaimana sulitnya menjadi Waria ketika mereka harus sulit mengakses layanan hormonal, ketika teman-teman waria harus bekerja tengah malam untuk mencari sesuap nasi.

Itulah 6 cara yang bisa Brondongmanis sajikan untuk sobat bronis. Barangkali, sobat bronis bisa lebih merefleksikan diri sobat bronis dari perasaan intoleran. Karena, perasaan intoleran itulah yang semakin mempersulit penerimaan LGBT di masyarakat.

Serta point pentingnya adalah, ketika kita sudah tahu bagaimana rasanya diperlakukan tidak adil dan intoleran, jangan sampai kita melakukan hal yang sama terhadap orang lain karena latar belakang mereka yang berbeda.

Salam Keberagaman Sobat Bronisss.

 

Oleh : Achmad Mujoko

 

Sumber: http://id.wikihow.com/Bersikap-Toleran-Terhadap-Orang-Lain

 

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.