Ada orang yang mudah mengungkapkan cinta. Ada pula yang sulit menyatakan cinta. Kamu termasuk yang mana? Cinta, kata yang sederhana tapi begitu pelik untuk dijelaskan. Mengapa cinta itu rumit? Ini beberapa alasannya sobat bronis, dirunut dari sumber oldiedating.co.uk.

  1. Teknologi. Jangan salah. Di era modern saat ini, teknologi berperan besar menjadikan cinta itu begitu rumit. Jujur saja, sebagian besar dari kita sudah bergantung pada gawai di kehidupan sehari-hari. Seolah-olah sudah menjadi bagian dari badan kita. Ketika kita menjalin hubungan baru dan merasa semua akan berjalan lancar, tiba-tiba teknologi terutama media sosial akan menyusup dalam hubungan dan membuat semuanya menjadi kompleks.
  2. Masa lalu. Masa lalu yang coba kita lupakan masih bisa menjadi batu sandungan dalam hubungan percintaan yang baru. Terutama apabila hubungan masa lalu berakhir buruk dan menyisakan banyak hal yang tidak enak. Hal itu bisa menjadi beban di hubungan yang baru. Jika hal itu terjadi, salah satu solusinya adalah membicarakan baik-baik dengan pasangan tentang masa lalu masing-masing. Dengan begitu dapat diketahui apakah kita sudah move on dengan masa lalu.
  3. Semua berjalan terlalu cepat. Cinta dapat menjadi rumit ketika semua berjalan terlalu cepat. Bagi sebagian orang ini mungkin bukan masalah, tapi sebenarnya alam bawah sadar mereka tidak menginginkan hal ini. Hubungan yang terlalu cepat ke level yang lebih tinggi rentan akan risiko, terutama jika pasangan masih belum mengenal lebih dalam antara satu dengan yang lain.
  4. Ketidakpastian. Ini sering dialami orang-orang yang mengalami kebimbangan dalam memilih. Begitu banyak pertanyaan, begitu banyak keragu-raguan sehingga mereka sering mengubah pendirian dan keputusan. Padahal kuncinya adalah komunikasi dua arah dan saling terbuka, sehingga hubungan percintaan tidak seperti rollercoaster.

Nah, itulah beberapa alasan yang menyebabkan cinta kamu begitu rumit. Cinta itu tidak sulit dan tidak harus berliku kok. Setelah kamu tahu penyebabnya, sekarang aplikasikan pada kehidupan cintamu. Masih bingung? Pelan-pelan. Tanyakan pada diri sendiri, lama-lama kamu akan mengerti (NFD).

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.