Gonore adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang dapat menyebabkan infeksi pada uretra, serviks, anus, tenggorokan (bergantung bentuk kontak seks yang dilakukan), dan meskipun jarang infeksi dapat menyebar diluar organ reproduksi lainnya.

Cara penularan :

Gonore disebarkan melalui seks vaginal, anal, ataupun oral tanpa menggunakan kondom. Gonore dapat ditularkan dari ibu hamil yang terinfeksi ke bayinya dalam proses persalinan.

Kapan gejala dapat terlihat?

Mayoritas pria gejala berkembang dalam waktu 1–3 hari, pada wanita sekitar 10 hari. Namun penting diketahui infeksi pada wanita banyak (70%) tidak menunjukkan gejala.

Bagaimana mengetes gonore?

Tes untuk gonore adalah dengan mengambil sampel cairan dengan cara diusap (swab) dari uretra pada pria dan serviks pada wanita. Sampel juga dapat diambil dari urin. Usapan (swabs) dapat juga diambil dari tenggorokan dan anus. Tes ini biasanya mendeteksi gonore dalam 2–4 hari setelah terinfeksi.

Selain mengetes gonore, dokter akan juga menyarankan pemeriksaan untuk mengetes infeksi menular seksual lainnya seperti HIV, Siilis Hepatitis, Herpes etc bergantung pada hasil asesmen riwayat perilaku berisiko dan gejala yang ada.

Bagaimana pengobatan gonore?

Gonore umumnya dapat diobati efektif dengan menggunakan antibiotik.

Apakah harus dites lagi setelah menjalani pengobatan?

Follow up sangat diperlukan seminggu setelah pengobatan selesai untuk melihat apakah pengobatannya efektif atau tidak.

Apakah partner atau pasangan juga harus diperiksa?

Ya. Sangatlah penting untuk memberitahu pasangan seks anda dalam 3 bulan terakhir bahwa anda telah terinfeksi gonore dan anjurkan dia atau mereka untuk dites dan diobati.

Tanda & gejala

Gonore biasanya menginfeksi uretra pada pria dan uretra berikut serviks pada wanita. Namun juga dapat menginfeksi anus dan tenggorokan.

Pria

  • Cairan berwarna putih pekat atau kuning pekat
  • Nyeri saat berkemih
  • Kemerahan pada ujung penis
  • Adanya cairan yang keluar dari anus disertai rasa tidak nyaman.
  • Tenggorokan terasa nyeri

Wanita

  • Cairan keputihan yang tidak biasa
  • Perdarahan yang tidak teratur
  • Nyeri saat berkemih
  • Nyeri panggul, terutama saat berhubungan seksual

Bila tidak segera ditangani, gonore dapat menyebar ke rahim dan saluran tuba kemudian menyebabkan Penyakit Radang Panggul (PRP) yang dapat menyebabkan infertilitas. Penting diketahui umumnya infeksi pada wanita tidak menunjukkan gejala, namun infeksi terus berlanjut. Kecenderungn yang sama mulai meningkat dijumpai pada pria!

Berapa lama gejala itu akan hilang setelah menjalani pengobatan?

Gejala tersebut akan berkurang dalam waktu 24 jam. Bila masih ada keluhan setelah seminggu, dianjurkan untuk menemui dokter kembali.

Kapan saya dapat berhubungan seks lagi dengan aman?

Untuk memberikan waktu bagi antibiotik untuk bekerja, gunakanlah kondom ketika berhubungan seks atau tidak berhubungan seks dulu seminggu setelah pengobatan antibiotik.

Bagaimana supaya tidak tertular lagi?

Praktekkan “safe sex” dengan selalu menggunakan kondom untuk seks oral, vaginal, dan anal untuk mencegah infeksi. Harus diingat untuk mengganti kondom untuk seks vaginal setelah sebelumnya melakukan seks anal. (Wrt : AS)

The post Mengenali Infeksi Menular Seksual Gonore appeared first on GueBerani.

Powered by WPeMatico

No Comment

Comments are closed.