Hai Sobat Bronis, pernah denger soal Genderbread gak? Hmm, kadang gemes kan sama orang-orang di sekeliling kita yang nanya kenapa sih kamu jadi gay? Emangnya kamu itu anak broken home ya? Atau ada juga yang bilang kamu itu suka laki-laki tapi kamu kan laki-laki, kok bisa?

Duh, gemes rasanya mau kasih tahu soal genderbread langsung ke orang-orang itu. Eits, kamu biar gak pusing, ini ada gambarnya yang bisa kamu pahami. Cek di bawah ini :

Nah, jadi Identitas Gender itu apa yang ada di kepala kita dan bagaimana kita mendefinisikannya berdasarkan keinginan kita misalnya kita lebih nyaman disebut sebagai laki-laki karena secara Biologis Seks kita memiliki penis. Ekspresi gender yang ditengah-tengah bergambar hati menujukkan kepada siapa kita tertarik. Dalam konteks ini misalnya kita tertarik dengan laki-laki yang memiliki penis dan memiliki ekspresi gender feminin. Biasanya kita disebut sebagai Gay.

Atau misalnya kita menyatakan Identitas Gender kita sebagai perempuan dengan Biologis Seksnya adalah penis. Ekspresi gender kita adalah feminin. Biasanya kita disebut Transgender. Dalam konteks ini, bisa jadi kita memiliki ketertarikan seksual terhadap laki-laki berpenis dengan ekspresi gender maskulin. Di sini kenapa saya bilang bisa jadi, karena ketertarikan seksual itu bisa jadi tidak sesuai dengan ekspresi dan identitas gender kita.

Nah, jika kamu menemukan pertanyaan-pertanyaan di atas kamu bisa coba jelaskan kepada orang-orang terdekatmu tentang Genderbread ini. Tentu saja, kamu perlu melihat-lihat apakah orang tersebut pemikirannya terbuka untuk menerima sudut pandang lain atau tidak.

Sumber gambar: http://itspronouncedmetrosexual.com/2015/03/the-genderbread-person-v3/#sthash.JpqmJ1Dq.dpbs

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.