Halo Sobat Bronis, Sebagai remaja generasi penerus bangsa, kita harus membuka diri akan informasi yang benar terkait dengan seksualitas terutama kesehatan seksual, agar tidak terjatuh dalam perilaku yang dapat merugikan. Dengan mulai mencari informasi mengenai seksualitas dan isu-isu terkait melalui sumber yang terpercaya, kita akan terbantu dalam menghadapi isu-isu seksualitas yang potensial atau bahkan yang sedang kita hadapi saat ini.
Usia remaja bisa dibilang puncak gairah untuk melakukan hubungan seks, hasrat seksual yang tinggi yang dipengaruhi oleh hormonal yang sedang tinggi-tingginya. Remaja jaman Now masih banyak yang memikirkan seks for fun sehingga mengabaikan kesehatan seksualnya

Sebagai sumber informasi yang terpercaya kita harus mencari informasi yang benar dan akurat terutama dalam menjaga kesehatan seksual pada Pria. Lalu, bagaimana menjaga kesehatan seksual pada pria, ada banyak hal yang bisa dilakukan, diantaranya :

1. RAWATLAH MR. P

Penis merupakan organ intim pada pria, merawat penis sebenarnya sangat mudah. Anda hanya perlu membersihkannya secara rutin. Masalah yang lazim terjadi pada area lembab seperti ini adalah jamur. Untuk menghindarinya, mandi secara rutin memakai sabun yang memiliki kandungan antiseptik. Kemudian jangan lupa untuk mengganti celana dalam secara rutin. Pakailah underwear yang bernafas agar tidak menimbulkan keringat sebab keringat bisa menjadi sumber berkembangnya bakteri dan masalah lain.

2. HINDARI EJAKULASI BERLEBIHAN

Seks memang nikmat, tapi jika dilakukan dalam frekuensi berlebih, ini juga bisa mempengaruhi kesehatan pria. Ada berbagai masalah yang mungkin terjadi jika seseorang terlalu sering mengeluarkan sperma lewat ejakulasi atau onani. Resiko yang paling ditakuti adalah impotensi. Kondisi impotensi tidak mengancam nyawa, tapi bisa menurunkan rasa percaya diri pria.
Impotensi terjadi akibat gangguan pada sistem saraf parasimpatik. Tanda-tandanya adalah penis kesulitan untuk tegang. Bahkan jika sudah parah, penis sama sekali tidak bisa berdiri saat mendapatkan rangsangan seksual. Melakukan onani secara berlebihan juga bisa memicu rasa sakit pada pinggul dan penis. Ini bisa terjadi karena kontraksi otot. Yang perlu dilakukan jika mengalaminya adalah rehat dari kebiasaan tersebut untuk sementara waktu. Rasa nyeri biasanya akan berangsur-angsur menghilang meski tanpa pengobatan.

3. KONSUMSI MAKANAN SEHAT

Makanan sehat bisa menjaga kesehatan pria. Ada banyak sumber nutrisi yang bisa dikonsumsi, seperti kacang-kacangan. Walnut contohnya, kacang yang satu ini bisa membantu menjaga kesehatan kardiovaskuler yang ada kaitannya secara langsung dengan disfungsi ereksi. Ada banyak senyawa penting di dalamnya, seperti antioksidan, magnesium, dan asam linoleat. Buah persik juga baik untuk kesehatan pria khususnya untuk menjaga kualitas sperma. Kandungan Vitamin C di dalamnya cukup tinggi, yang mana efeknya adalah menurunkan hormon kortisol, sehingga kinerja testosteron bisa lebih prima. Makanan lainnya adalah tiram. Kerang tiram punya kandungan seng yang tinggi. Defisiensi seng bisa berdampak buruk pada produksi testosteron. Oleh sebab itu, konsumsi tiram sangat disarankan. Sayuran hijau juga sama baiknya karena kaya akan magnesium. Zat ini membantu melebarkan pembuluh darah, sehingga bisa membantu pria mencapai ereksi maksimal.

4. HINDARI ROKOK

Rokok merupakan pantangan bagi mereka yang ingin memelihara kesehatan paru-paru dan jantung. Namun bukan itu saja, menghindari rokok juga ternyata bisa meningkatkan kondisi kesehatan seksual pada pria. Rusaknya pembuluh darah adalah salah satu penyebab disfungsi ereksi. Jadi dengan menghindari faktor penyebabnya.

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.