HAKTP alias Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan adalah rangkaian kampanye internasional selama 16 hari dalam menyebarluaskan berbagai pesan mengenai upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan. Gerakan yang aslinya bernama 16 Days Activism against Gender Based Violence ini digalakkan oleh The United Nations Entity for Gender Equality and the Empowerment of Women (UN Women) hingga menjadi gerakan global. Sejak tahun 1991 kampanye ini diperingati mulai tanggal 25 November hingga 10 Desember setiap tahun. Di Indonesia sendiri kampanye ini dikenal dengan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan #16HAKTP. Rangkaian HAKTP ini ada di bawah koordinasi Komnas Perempuan.

Kampanye yang berlangsung selama 16 hari setiap tahun ini mengambil dua momen istimewa sebagai awal dan akhirnya, yakni 2 November sebagai Hari Internasional untuk Penghapusan Kekerasan pada Perempuan dan 10 Desember sebagai Hari Hak Asasi Manusia. Rangkaian kampanye yang menghubungkan kedua tanggal itu menjadi penanda bahwa bebasnya perempuan dari kekerasan dalam bentuk apapun adalah salah satu bentuk pemenuhan hak asasi manusia.

Apa sih Hak Asasi Manusia (HAM)
Definisi hak asasi manusia menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah hak yang dilindungi secara internasional lewat deklarasi PBB, seperti hak untuk hidup, hak kemerdekaan, hak untuk memiliki dan hak untuk mengeluarkan pendapat.

Munculnya HAM berasal dari keyakinan manusia bahwa semua manusia adalah sama dan sederajat. Hakikat HAM adalah hakiki dan universal. Manusia mempunyai hak-hak dan martabat yang sama. Hal ini yang menjadi dasar adanya hak asasi manusia yang ada di tiap negara. Hak tersebut harus dihormati dan dilindungi oleh pemerintah, hukum, negara dan tiap insan manusia yang ada di muka bumi.

Aturan mengenai HAM
The Universal Declaration of Human Rights (UDHR) adalah dokumen tonggak bersejarah dalam sejarah hak asasi manusia. Dibuat oleh perwakilan dengan latar belakang hukum dan budaya yang berbeda dari semua wilayah di dunia, deklarasi itu diproklamasikan oleh Majelis Umum PBB di Paris pada 10 Desember 1948 (Resolusi Majelis Umum 217 A) sebagai standar umum pencapaian untuk semua orang dan semua negara. Secara nasional, hak asasi manusia sebagai warga negara ada dalam UUD 1945 yakni pada pasal 27 ayat 1, pasal 28, pasal 29 ayat 2, pasal 31 ayat 1, serta pasal 30 ayat 1.

Kenapa HAM jadi penting?
Semua orang tentu memiliki hak asasinya sebagai manusia, namun begitu dalam pelaksanaannya, hak setiap orang terbatasi oleh hak orang lain. Itu artinya, hak yang kita miliki sebagai manusia tidak boleh sampai menginjak hak orang lain. Semua orang seharusnya memiliki hak yang sama, tanpa terkecuali.
#16HAKTP hadir sebagai pengingat adanya pelanggaran hak dalam bentuk kekerasan dari seseorang pada orang lain. Karenanya kampanye ini bersemangat untuk menyebarluaskan perlunya ikut serta menghapuskan kekerasan dengan tidak melakukan kekerasan pada orang lain dan membantu para korban kekerasan.

Oleh: NQ

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.