Buat kamu penggemar Queen, pasti tau kalo belakangan, baru aja ada pemutaran film Bohemian Rhapsody di bioskop. Udah nonton belom? Film yang mengisahkan perjalanan karir band legendaris Queen selama 15 tahun pertama dalam berkarir ini bergenre biografi dan drama musikal ini ditulis oleh Anthony McCarten dan disutradari Bryan Singer. Film ini mengambil judul dari salah satu lagu Queen yang ditulis oleh Freddie Mercury untuk album A Night at the Opera (1975) yang berjudul Bohemian Rhapsody yang rilis tanggal 31 Oktober 1975. Banyak orang yang membahas film ini dari kisah perjalanan hidup Freddie sebagai musisi Band Queen, tapi tahukah kamu, bahwa film ini menceritakan cuplikan kehidupan bermacam kelompok minoritas? Masa sih? Kuy, baca aja tulisan ini sampe abis.

Imigran

Ga banyak yang tahu kalo Freddie Mercury adalah seorang imigran Parsi-India dari Zanzibar. Revolusi Zanzibar di tahun 1964 membuat ribuan orang Arab dan India tewas dibunuh dan mendorong Freddie dan keluarganya pindah ke Middlesex, Inggris. Farrokh, nama asli Freddie, dalam film digambarkan tak ingin hanya dipandang sebagai seorang imigran, apalagi ayahnya cukup konservatif. Ia digambarkan sebagai sosok gemulai dengan dandanannya yang nyentrik, geraknya luwes dan doyan menulis lagu, menyanyi, menikmati musik di klub di sela pekerjaannya sebagai porter alias pembawa barang.

Orientasi seksual berbeda.

Sekelumit kisah cinta Freddie juga tergambar di film ini, yakni kisah cintanya dengan Mary Austin, yang dia akui sebagai cinta sejatinya. Proses penemuan jati diri dan petualangannya dalam bereksplorasi digambarkan tersirat. Relasinya dengan seorang laki-laki bernama Jim Hutton juga digambarkan sebagai cuplikan kisah hidup Freddie.

Penganut agama minoritas

Selama ini banyak orang yg mengira Freddie adalah penganut agama Kristen atau penganut agama Hindu mengingat asal-usul kampung halaman orang tuanya yg berasal dari India. Ada juga yang menduga ia seorang Muslim dari kata Bismillah yang disematkan dalam salah satu lagu Queen. Tapi sebetulnya Freddie dan keluarganya adalah penganut agama Zoroaster (Zoroastrianisme) atau majusi. Meskipun bukan seorang penganut yg taat akan tetapi dimakamkan sesuai aturan agamanya seperti yang terlihat dalam adegan pemakamannya.

ODHA

Di akhir hidupnya, Freddie jatuh sakit hingga tidak lagi bisa tampil prima. Adegan Mercury memandangi jendela kamar Austin yang gelap seperti kepahitan yang indah, meski tak mengalahkan rasa kala ia bertemu seorang penggemar di lorong rumah sakit setelah mendapati dirinya divonis mengidap HIV/AIDS. Di bulan November 1991, Freddie memang memutuskan untuk mempublikasi kan penderitaannya tersebut ke khalayak umum dan akhirnya wafat sehari setelahnya dengan penyebab resmi kematian adalah bronkopneumonia akibat AIDS.

Secara keseluruhan, film Bohemian Rhapsody menggambarkan perjuangan seorang Freddie dengan bermacam situasinya sebagai kelompok minoritas, untuk bertahan dan memperjuangkan eksistensi diri di tengah stigma dan cemoohan masyarakat. Semangat hidupnya menjadi teladan sekaligus contoh bagi kelompok minoritas untuk mampu menjadi diri sendiri dan bahkan hingga berhasil menjadi salah satu sosok legenda di dunia.

Kalo kamu sendiri, adakah hal unik yang kamu dapatkan setelah nonton film ini.

Oleh: NQ

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.