Apakah istilah serodisordant relationship cukup familiar bagi kamu ? Serodisordant adalah sebuah relasi hubungan dimana satu orang berstatus HIV-negatif dan yang lainnya berstatus HIV-positif.

Nah, seperti halnya semua relasi cinta, pasti konflik dan tantangan selalu ada. Namun dalam relasi serodisordant mungkin akan sedikit berbeda, ketika kamu berbagi hidup dengan seseorang yang berbeda status HIV. Konflik emosi dan perasaan mungkin akan lebih ‘overwhelming’ kalau kita tidak tau informasi dan hal yang harus dilakukan.

Sangat penting untuk menyadari beberapa kemungkinan bahwa keduanya (HIV-negatif & positif partner) memiliki concerns ketika memutuskan untuk memulai hubungan ini.

Bagi HIV-positif partner, mungkin memiliki beberapa concerns, seperti :
– Penolakan atau Ditinggalkan
– Menginfeksi pasangannya
– Masalah kesehatan
– Efek obat yang mempengaruhi tubuh
– Merencanakan masa depan
– Disclosure status HIVnya kepada orang lain

dan Bagi HIV-negatif partner, mungkin memiliki beberapa concerns seperti :
– Merasa bersalah bahwa pasangannya HIV positif dan ia tidak
– Merasa bahwa jika ia juga HIV positif, maka ia akan merasa lebih dekat dengan pasangannya
– Ketakutan untuk terinfeksi
– Rasa takut untuk kehilangan pasangannya karena masalah kesehatan
– Stigma yang mungkin terjadi karena status HIV pasangannya

Hal yang penting untuk dipahami adalah bahwa tiap dari mereka memiliki concerns masing-masing. Komunikasi yang terbuka dan jujur adalah kunci untuk mendapatkan pemahaman satu sama lain, dan mampu mendukung satu sama lain selama hubungan, baik disaat senang maupun sedih.

Bicara , Bicara , dan Bicaralah !
Berbicara tentang perasaanmu adalah cara praktis untuk mulai menyelesaikan isu-isu kompleks dalam relasi serodisordan. Kalau kamu tidak pernah membicarakannya, hal ini akan menimbulkan kecemasan yang justru akan berpotensi untuk menimbulkan masalah yang lebih besar di masa depan.

Hal yang penting untuk diingat juga adalah, seperti halnya relasi yang lain bahwa menghargai dan menghormati keputusan pasangan adalah kunci dalam sebuah hubungan. Dan kekerasan atas dasar apapun di semua jenis relasi tidak pernah dibenarkan.

So, talk about your fears, your concerns and be respect ! 🙂

________________
oleh : Setia Perdana

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.